Membangun Rumah Murah Dengan Desain Rumah Tumbuh

Posted by TriScont on 23.10 in ,

Untuk membangun rumah idaman bukan berarti harus mengeluarkan banyak dana. Dengan dana terbatas, Anda dapat menciptakan sebuah bangunan rumah yang indah memakai alternatif Rumah Tumbuh.

Rumah tumbuh ada dua jenis yaitu rumah tumbuh vertikal dan rumah tumbuh horizontal. Sesuai dengan namanya, rumah ini didesain secara bertahap. Sebaiknya rumah tumbuh dilakukan secara sedikit demi sedikit sesuai desain awal supaya mengurangi resiko bongkar pasang yang berujung pada penambahan dana. Selain itu pengerjaan rumah tumbuh juga dilakukan orang yang sama supaya lebih mengerti kondisi awal rumah.

Rumah Tumbuh Vertikal
Rumah tumbuh vertikal yakni rumah yang penambahan ruangnya dilakukan ke atas (vertikal). Konsep ini cocok untuk rumah yang berada di kota-kota besar dikarenakan harga tanah yang mahal.
Untuk membangun rumah ini dibutuhkan struktur dan pondasi yang berpengaruh untuk menopang jumlah lantai yang akan dibuat. Jika rumah yang dibangun semakin tinggi perlu memperhatikan aspek gempa dan kekuatan anginnya.

Rumah Tumbuh Horizontal
Rumah tumbuh horizontal yakni rumah yang penambahan ruangnya dilakukan menyamping  atau ke belakang. Konsep ini dapat dilakukan jikalau luas lahan masih memadai.
Prioritas rumah ini yang paling awal yakni kebutuhan akan ruang utamanya menyerupai ruang keluarga, ruang makan, dapur, kamar mandi dan kamar tidur. Pembangunan rumah ini harus memperhatikan lokasi jalur sirkulasi, area penghubung antar ruang, letak tangga, area servis dan arah bukaan pintu dan jendela. Jika ada lahan tersisa, untuk sementara dapat dipakai untuk taman.

Kesimpulan
Rumah tumbuh bukan rumah setengah jadi. Yang paling diperhatikan dalam rumah tumbuh yakni bentuk interior rumah. Walaupun demikian desain luar juga perlu dipersiapkan untuk mengantisipasi penambahan ruang yang akan terjadi di masa mendatang.