Tips / Cara Mengatasi Rembesan Air Pada Dinding Rumah

Posted by TriScont on 01.23 in ,

Kerap kita melihat ada rembesan air pada dinding rumah kita ataupnu dinding rumah tetangga kita. Tentu saja hal tersebut sanggup mengganggu pemadangan rumah. Rumah akan berkesan kumuh walaupun dengan design yang bagus. Oleh lantaran itu banyak orang berusaha menanggulangi dilema tersebut.


Penyebab Rembesan Air
Ada beberapa alasan terjadinya rembesan air pada dinding rumah yang perlu kita ketahui diantaranya adalah
-  Apakah lantaran pipa airnya yang bocor?
Apakah lantaran permukaan air tanah yang naik?
Apakah air berasal dari rembesan kamar mandi?
Apakah terdapat retak rambut pada dinding?
Apakah adanya celah antara 2 dinding dengan tetangga?
Apakah lantaran penggunaan batu alam sebagai pelapis dinding eksterior?
-  ataukah lantaran dinding luar yang belum diplester?

Solusi Mengatasi Rembesan Air
Dari beberapa permasalahan tersebut, kita harus sanggup mengetahui ataupun mengidentifikasikan penyebab terjadinya rembesan pada dinding rumah, sesudah kita mengetahui penyebabnya gres kita sanggup menunjukkan solusinya. Dibawah ini ada beberapa solusi yang sanggup diberikan yaitu :

1.Air Permukaan Tanah Naik & Pipa Air Bocor
Noda kelembaban udara biasanya ada di potongan bawah dinding rumah 1 meter dari tanah dan akan terus menerus bertambah sepanjang waktu baik ekspresi dominan hujan ataupun tidak. Air tanah masuk ke dalam dinding melalui kapiler material semen. Penyebab utamanya yakni lantaran rendahnya kualitas dari material plesteran baik dinding luar maupun dalamnya.

Solusinya yakni dengan menggaruk plesteran kurang lebih 1 meter dari permukaan dinding kemudian ganti plester usang dengan plester gres dengan perbandingan komposisi pasir dan semen yakni 3:1, kemudian lakukan pengecatan dengan mekanisme yang benar. Pipa air yang bocor sanggup terindikasi kurang lebih 1 meter dari dinding dasar, hal ini sanggup terlihat dari noda basahnya yang lebih banyak dibandingkan noda lainnya. Solusinya yakni dengan mengganti pipa yang bocor, kemudian plester dengan komposisi material yang benar.

2.Apabila Terdapat Retak Rambut Dinding Interior
Penyebab utama adanya retak rambut disebabkan lantaran unsur pembentuk plester pada dinding  yang tidak higienis dan terlalu banyak mengandung unsur tanah ataupun material lainnya, air yang dipakai mengaduk semen yakni air comberan, waktu donasi proses pengacian yang tidak tepat, dan plesteran yang belum kering secara sempurna.

Solusinya : retakan yang ada pada dinding diperbesar sedikit kemudian tutup dengan plamir tembok tunggu sampai kering tepat gres dilakukan finishing.
3.Apabila Dinding Luar Belum Diplester
Jika dinding luar belum diplester, maka dinding akan lebih lembab. Air hujan sanggup masuk ke material dinding melalui daya kapiler yang meresap melalui  pori-pori material menembus ketebalan dinding dan berhenti di dinding. Pada pemberhentian itu air akan terbentuk teladan pada dinding.
Untuk solusinya beri plester dinding luar  yang memiliki perbandingan material 1:3 tunggu kurang lebih 2 ahad biar plaster kering total gres kemuadian diaci.

4.Apabila Air Merembes Dari Celah Dinding
Air yang merembes masuk dari celah dinding yang berbatasan antara rumah kita dengan rumah tetangga sanggup diselesaikan dengan cara menutup celah tersebut dengan plesteran kemuadian lapisi dengan pelapis anti bocor.

5.Apabila Air Merembes Dari Kamar Mandi
Air yang merembes dari kamar mandi biasanyab disebabkan karena sambungan pipa air rusak/putus atau lantaran kualitas material plesteran yang kurang baik.
Solusi dari dilema ini cukup gampang yaitu dengan membetulkan sambungan yang rusak atau putus atau dengan mengerok plesteran dan diganti dengan plesteran yang baik.

Kesimpulan Penanganan Rembesan Air
Itulah beberapa tips yang sanggup diberikan dan cobalah untuk diaplikasikan pada dinding rumah Anda yang terdapat bercak atau noda rembesan airnya.